Album PANDAWA LIMA (1996)
Produksi     : Dewa 19
R&M          : Wolf D. Arndt
Mastering    : D.Bartley & D.MacQuire
Total Lagu   : 11 Tracks

   I. Kirana (Erwin/Dhani)
  II. Aku Disini Untukmu (Dhani/Andra/Aksan)
 III. Bunga (Andra/Dhani)
  IV. Suara Alam (Ari/Aksan/Dhani)
   V. Sebelum Kau Terlelap (Erwin/Dhani)
  VI. Satu Sisi (Ari/Dhani)
 VII. Aspirasi Putih (Andra/Dhani)
VIII. Cindi (Dhani/Andra)
  IX. Petuah Bijak (Dhani/Andra/Aksan)
   X. Selatan Jakarta (Dhani/Erwin)
  XI. Kamulah Satu-Satunya (Erwin/Dhani)


1. KIRANA  Cipt. Erwin/Dhani

Kucoba memahami, tempatku berlabuh
Terdampar di keruhnya, satu sisi dunia
Hadir di muka bumi, tak tersaji indah
Kuingin rasakan cinta

Lusuh lalu tercipta, mendekap diriku
Hanya usang sahaja, kudamba Kirana
Ratapan mulai usang, nur yang kumohon
Kuingin rasakan cinta

Ayah bunda tercinta, satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan, nafasku ke dunia
Hidup tak kusesali, mungkin kutangisi
Kuingin rasakan cinta

Peluhku pun mengering, menanti jawabmu
Tak akan pernah usai, cintaku padamu
Hanya kata yang lugas, yang kini tercipta
Kuingin rasakan cinta

Semakin jauh, ku melangkah
Semakin perih, jejak langkahku
Hariku pun semakin sombong
Meski hidup terus berjalan, terus berjalan

Kirana jamah aku, jamahlah rinduku
Hanya wangi terurai, yang dapat kucumbu
Kuingin rasakan cinta

Manis seperti mereka, tulus seperti adanya
Suci seperti dirimu, ingin rasakan cintamu


2. AKU DISINI UNTUKMU  Cipt. Dhani/Andra/Aksan

Melayang kau cari-cari arti
Yang pasti takkan kau temui
Tak perlu kau nilai-nilai semua
Biarlah semua adanya

Kau coba meraba-raba hati
Warna gejolak disini
Alirkan semua rahasia
Taburkan dalam suasana

Reff:
Tak usah kau cari makna hadirnya diriku
Aku disini untukmu
Mungkin memberi arti cinta pada dirimu
Aku disini untukmu

Tak usah kau tanya-tanya lagi
Coba kau hayati peranmu
Lupakan sekilas esok hari
Semua telah terjadi

Aku dan dirimu, tenggelam dalam asa
Dan tak ingin lagi, tanggalkan rasa ini
Cobalah entaskan, pastikan lepas atau terus
Semoga perih terbang tinggi di awan

Reff:
Lepaskan sejenak berat beban di pundakmu
Aku disini untukmu
Pastikan terjawab semua ragu di cintamu
Aku disini untukmu


3. BUNGA  Cipt. Andra/Dhani

Begitu banyak bunga di tamanku
Selalu menanti saat untuk dipetik
Ada yang merah dan ada yang putih
Kuning dan ungu, beragam warnanya 2x

Reff:
Tuhan tolonglah aku, beri satu petunjuk
Aku ingin bahagia, berikan yang indah
Untuk diriku ini, untuk s'lama-lamanya
Satu bunga yang indah 2x

Mama Papa mohon nilai rangkaian, rangkaian bunga
Aku mohon restumu
Bila nanti ada yang tak berkenan
Katakan saja aku selalu mendengar

Banyak bunga layu sebelum berkembang
Ada yang terindah, tapi wanginya tak selalu seindah bentuknya
Bahkan mungkin durinya menusuk hatiku
Lukai cintaku tapi kuyakin nanti
Ada satu untukku, harumi hari mengharumi hari 2x


4. SUARA ALAM  Cipt. Ari/Aksan/Dhani

Lelah kupahami, rasa yang belenggu hati
terus ku bertanya arti hakiki semua ini
Ku tak pernah berhenti mencari jawaban yang pasti
Rela kujalani rela kuselami bahkan kupanjati terjal tebing di hati

Reff:
Suara alam panggil jiwaku
Ilhami jalan yang kutapaki
Suara alam buka mataku
Buka peliknya rahasia yang tersimpan

Kuberanikan diri meski jatuh dan ku terhempas
Samudera yang elok menanti di arungi pasti hari saat itu
Apapun yang terjadi pasti terlewati
Pasti kuseberangi 'tuk tambatkan perahuku


5. SEBELUM KAU TERLELAP  Cipt. Erwin/Dhani

Adinda dengarkanlah satu tutur kataku
Sebelum kau terlelap
Kuharap kau lepaskan sejenak riak lakunya
Sebelum kau terlelap

Reff:
Lagu ini elus hati
Timang segala sedihmu

Adinda sayang, jangan kau relakan dirinya berdiri
di setiap langkahmu
Lepaskan pasung setiamu, wejangan ini untuk
Sebelum kau terlelap

Yang kau sayang selalu saja
terbitkan erammu di perihnya hatimu
Pejamkan matamu, sandarkan bebanmu
Masih ada yang lain, sebelum kau terlelap


6. SATU SISI  Cipt. Ari/Dhani

Sepi aku sendiri, terjebak di rentang hari
Takut pun menghalangi, batasi gerak diri
Akal sehatku mati, agungkan yang tak pasti
Mautpun membayangi, tak sanggup kusembunyi

Reff:
Satu sisi telah terhapus
Sisakan perih (yang dalam)
Satu sisi telah terlahir
Memecah sunyi (yang panjang)

Asa yang menari menggeliat di benakku
Samar nur pun melambai
Memanggilku, untuk kembali

Reff 2:
Satu sisi melimpah berkah, memeluk lelahku
Satu sisi takkan kulepas, temani hariku


7. ASPIRASI PUTIH  Cipt. Andra/Dhani

Tak tertahan berdiam diri sakit
Sementara jiwa meronta
Meratapi penat di kepala, mulut terbungkam
tangan terbelenggu, pikiran terisolasi
Ingin memuntahkan dan memuntahkan

Reff:
Beri kami satu ruang
'tuk katakan yang benar
Kuburkan yang salah
Biarkan kami tumpahkan
Aspirasi putih kami

S'makin banyak orang pilihan
Yang nyata s'makin rakus
Bangun istana 'tuk dinastinya
Atas nama rakyat jelata

Rap:
Disini harusnya ada ruang dimana
Tak ada pedang memotong lidah
bebas bicara tentang makna
Keadilan, pembagian kekuasaan,
kemunduran, partai-partai, monopoli,
kartel trust, dsb


8. CINDI  Cipt. Dhani/Andra

Cindi apa kataku, semua telah terjadi
Mengapa kau serahkan semua padanya
hingga kau tersudut
Untuk lepaskan jasad darimu dan juga darinya
Dan kini dia menghilang tanggalkan semua janji
Oleskan empedu di hidupmu

Reff:
Cindi ini bukan akhir dunia
Jangan kau coreng hidup
Kilang harapan pun masih terbentang
'tuk kembali nurani
Cindi ini bukan akhir dunia
Kembalilah padanya

Kau benamkan diri diantara selipmu
Tampakkan kalapnya dirimu
Ternyata kau pun sengaja
Semakin deras hitamkan sejarah hidupmu


9. PETUAH BIJAK  Cipt. Dhani/Andra/Aksan

Sahabat kucoba angkat
Apa yang kau rasa kini
Duniamu pun berkerut, tak satu pun yang berarti
Tataplah kawan lain
Menjilati hidup ini
Siapkan bingkai diri siapkanlah masa depanmu

Reff:
Har ini terlalu indah untuk diburamkan
dan kau terus hitamkan jejak langkahmu

Semoga saja ini hanya sebuah fase dalam hidupmu
dan kuharap itu bukan sisa-sisa umur

Mungkin in petuah bijak yang kau rasakan
Sebagai klise lelahkan kedua pasang telingamu
Terangkan hari tegakkan langkahmu
Sinari cita, tancapkan asa, lepaskan diri
Dari belenggu ini


10. SELATAN JAKARTA  Cipt. Dhani/Erwin

Mengagumi anggunnya satu ciptaan Ilahi
Tak kuasa mata melawan untuk tak sedikit
berkedip

Bridge:
Satu persatu melintasi
Dengan sejuta aroma
Tebarkan pesona sana-sini (sini-sana)
Teteskan liur manusia

Sepasang muda-mudi dengan sedan mewahnya
Perlahan lewati mahakam
Mall pondok indah yang selalu dituju
Mengukur batas-batas kejayaan

Reff:
Uh.. Selatan Jakarta daerah hijau terdampar luas
Uh.. Selatan Jakarta kemapanan yang ada disana

Tubuh semampai bukan barang yang langka
Bertebaran di sudut-sudut plaza
Kawasan bergengsi jadi sensasi 2x
Seolah hidup adalah perlombaan

[Oppie]
Menerawang malam di Kemang
Remaja gaul coba baurkan diri
Melekkah terhadap segala resah
Yang selalu ada di sekitar kita


11. KAMULAH SATU-SATUNYA  Cipt. Erwin/Dhani

Laras hati berkelana iris janji
Mengukir bisikan-bisikan memacu hasrat
Desir-desir mimpi isyaratkan legit dunia

Reff:
Kamulah satu-satunya, yang ternyata mengerti aku
Maafkan aku selama ini yang sedikit melupakanmu

Segala santun yang kau endap di jiwaku
Tak terisap dulu kini kecapkan sesalku
Anyaman cintamu terkoyak buram mataku

Laras hati alirkan diri kembali
Membujur tubuhku sejak pangkuan dirimu
Tak ingin terbungkus-terbungkus penyesalan
Puing-puing janjiku kupugar kembali untukmu
Segala denyut nadi memanggil

Kamulah satu-satunya 3x
Maafkan aku selama ini

==============================================================================
Copyright (c) 1997-98 Stingray Workshop - Stingray@Cryogen.COM
A Tribute To DEWA 19 - http://members.tripod.com/~Dewa_19/


